DBD adalah singkatan dari Demam Berdarah Dengue, yaitu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk, terutama Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
Penyebab dan Penularan
- Virus Dengue: Memiliki 4 jenis serotipe (DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4). Pernah terkena salah satu serotipe tidak membuat seseorang kebal total terhadap serotipe yang lain.
- Vektor: Nyamuk Aedes aegypti yang berciri-ciri belang hitam-putih dan aktif menggigit pada pagi hingga sore hari.
- Tempat Perkembangbiakan: Genangan air bersih yang tenang (seperti bak mandi, wadah penampungan air, atau barang bekas).
Gejala Utama
- Demam tinggi mendadak (bisa mencapai 39°C–40°C) yang berlangsung selama 2–7 hari.
- Sakit kepala hebat dan nyeri di bagian belakang mata.
- Nyeri otot, tulang, dan sendi (sering disebut demam tulang patah).
- Mual, muntah, serta kehilangan nafsu makan.
- Munculnya bintik-bintik merah pada kulit.
Waspadai Fase Kritis
Demam yang mulai turun pada hari ke-3 sampai ke-7 tidak selalu berarti pasien sudah sembuh; ini bisa menjadi awal dari fase kritis. Pada fase ini dapat terjadi kebocoran pembuluh darah (plasma) yang berisiko memicu syok (Dengue Shock Syndrome) atau perdarahan berat.
Tanda bahaya yang harus segera dibawa ke rumah sakit meliputi:
- Nyeri perut yang hebat dan muntah-muntah terus-menerus
- Lemas berlebihan atau gelisah
- Perdarahan (gusi berdarah, mimisan, muntah darah, atau BAB berwarna hitam)
- Tangan dan kaki terasa dingin, pucat, serta tidak buang air kecil dalam waktu lama
Pencegahan
- 3M Plus: Menguras tempat penampungan air, menutup rapat-rapat, mendaur ulang atau membuang barang bekas, ditambah menggunakan losion antinyamuk, memasang kawat kasa, atau kelambu.
- Vaksinasi Dengue: Dapat dipertimbangkan sebagai perlindungan tambahan sesuai dengan rekomendasi dokter.





